Daging Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Baik dikonsumsi

Daging Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Baik dikonsumsi?

Daging sapi atau kambing, mana yang lebih baik dikonsumsi? Belum lama ini kita merayakan Hari Raya Idul Adha, biasanya pada momen itu kita banyak mendapat daging kambing atau sapi. Tapi sebenarnya dari keduanya mana yang lebih baik dikonsumsi?

Karena ada banyak stok daging di rumah, terkadang membuat kita mengonsumsi daging secara berlebihan. Oke kalau dikonsumsi secukupnya, kalau dikonsumsi terlalu banyak juga tidak baik. Sebab daging kambing erat kaitannya dengan penyakit kolesterol. Wah, kalau begitu apa sebaiknya kita mengonsumsi daging saja daripada kambing? Jadi, mana yang lebih baik?

Daging Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Baik dikonsumsi

Lebih baik mengonsumsi daging kambing atau sapi? Keduanya memang jenis daging yang banyak peminatnya di Indonesia. Namun, bila ditanya mana yang lebih baik dikonsumsi apa jawabannya? Mana yang lebih sehat dikonsumsi oleh tubuh?

Inilah beberapa perbedaan di antara keduanya yang harus kamu tahu antara lain:

Untuk daging kambing di dalam 3 ons ada sekitar 122 kalori, lalu 0.79 gram lemak jenuh, serta 3.2 mg zat besi. Sedangkan daging sapi dalam ukuran yang sama memiliki 170 kalori, lalu 3 gram lemak jenuh, serta 2.9 mg zat besi.

Bila dilihat dari kandungan nutrisi, daging kambing bisa menjadi pilihan yang bagus bila dibandingkan dengan sapi. Tetapi kandungan gizi dari keduanya tergantung pada bagian tubuh yang kita akan konsumsi. Antara jeroan dan daging memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Jadi, dari segi nutrisi, daging kambing lebih sehat daripada sapi.

Daging sapi memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu mengandung kandungan protein yang tinggi sehingga dapat membantu proses terbentuknya masa otot. Baik juga dikonsumsi oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan, karena dapat mempertajam daya ingat sebab mengandung B kompleks. Selain itu juga, daging sapi dapat memelihara sistem saraf pusat karena mengandung omega-3 dan dapat meningkatkan sel darah merah.

Ini yang paling kita khawatirkan, karena mengonsumsi daging sapi dan kambing dapat meningkatkan risiko kolesterol sehingga dapat menyebabkan penyakit jantung. Sebab keduanya mengandung lemak jenuh dimana bisa meningkatkan kolesterol. Akan tetapi, daging kambing mengandung lemak jenuh yang jauh lebih sedikit bila dibandingkan dengan daging sapi, sehingga daging kambing menjadi jauh lebih baik. Selain itu, daging kambing juga memiliki kalori dan lemak jenuh yang rendah sehingga risiko penyakit jantung dan kolesterol jauh lebih rendah.

Akan tetapi, bila kamu perlu menjaga kadar kolesterol tubuh, maka sebaiknya kamu menghindari konsumsi keduanya. Tetapi, pilihlah daging tanpa lemak seperti ikan dan ayam.

Inilah Tips Konsumsi Daging dan Kambing

Daging sapi dan kambing sebenarnya memiliki manfaat bagi kesehatan yang hampir sama. Tetapi memang daging kambing jauh lebih unggul bila dibandingkan dengan sapi. Akan tetapi, daging merah khususnya jeroan dapat menjadi tidak sehat bila diolah dengan cara yang kurang sehat. Belum lagi bumbu yang kita gunakan, seperti mentega, minyak, garam secara berlebihan membuat daging sapi dan kambing menjadi lebih berbahaya apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Banyak yang bilang daging kambing menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi? Faktanya, hal ini belum terbukti secara medis. Jadi, bukan karena daging lambungnya tetapi cara mengatasinya yang kurang sehat dan memberikan bumbu yang berlebihan.

Daging sapi atau kambing, mana yang lebih baik dikonsumsi? Sudah dijelaskan di atas mana yang lebih baik. Bila kamu membutuhkan informasi atau konsultasi lebih lanjut, kunjungi dokter atau ahli terkait.

Tim kami siap membantu anda. Apakah ada yang ingin ditanyakan?
CS D'elagance Tebet
Admin
Online
CS D'elegance Green Lake
Admin
Online
Halo, Ada yang bisa kami bantu?
%d bloggers like this: