Jenis – Jenis Operasi Hidung dan Efek Samping Pasca Melakukannya!

Jenis Operasi Hidung – Dari beragam jenis tipe operasi plastik, kemungkinan Anda cukup akrab dengan operasi hidung. Entahlah yang memiliki tujuan untuk memancungkan hidung, memperbaiki abnormalitas tulang hidung bawaan yang mengakibatkan kesulitan bernapas, atau bahkan juga memperbaiki hidung yang hancur sesudah mengalami kecelakaan.

Tetapi saat sebelum memutuskan untuk melakukan operasi tulang hidung, apakah sudah Anda mengerti jenis dan efek samping yang barangkali ditimbulkan? Baca pembahasan selengkapnya berikut ini.

Ini Jenis – Jenis Operasi Hidung yang Wajib Anda Ketahui

Operasi untuk memperbaiki manfaat hidung tidak selamanya sama, beberapa macamnya meliputi:

Jenis Operasi hidung Pertama adalah Turbinoplasty

Turbinoplasty ialah proses pembedahan yang mempunyai tujuan untuk memotong atau keluarkan tulang turbinat dari dalam rongga hidung. Turbinat sebetulnya sebagai bagian dari hidung dengan kegunaan untuk melembapkan dan menghangatkan udara yang masuk.

Tetapi, turbinat dapat jadi membesar hingga membatasi aliran pernafasan. Operasi pemotongan tulang turbinat akan memperlancar saluran pernafasan.

Rhinoplasty (Operasi Memancungkan Hidung)

Rhinoplasty ialah operasi hidung yang umumnya dilaksanakan dengan alasan seni, memperbaiki tampilan, atau karena ada permasalahan pada pernafasan. Caranya dapat berupa mengganti bentuk hidung, melakukan modifikasi tulang hidung, menyempitkan atau membesarkan lubang lain sebagainya, dan hidung.

Jenis - Jenis Operasi Hidung

Septoplasty (Operasi Hidung Bengkok)

Septoplasty ialah proses operasi buat memperbaiki deviasi septum nasal, yaitu saat dinding yang membagi rongga hidung jadi dua sisi berubah dari garis tengahnya. Keadaan septum yang keluar batas bisa menghalangi salah satu sisi hidung, hingga nantinya akan mengganggu saluran udara yang masuk.

Rhinosseptoplasty

Rhinosseptoplasty ialah operasi yang dilakukan jika deviasi septum nasal telah terlalu parah. Dalam kata lain, tidak cukup diobati hanya dengan operasi hidung septoplasty.

Apa efek samping pasca melakukan operasi hidung diatas?

Semua operasi pada intinya mempunyai resiko yang menyertainya. Namun, efek samping operasi hidung kemungkinan tidak sama dengan resiko dan efek samping jenis operasi yang lain, bergantung dari bagian badan yang mana diperbaiki.

Nah, untuk operasi hidung sendiri, beberapa resiko yang kemungkinan terjadi misalnya:

  1. Hidung mampet, hingga akan sedikit alami kesusahan bernapas
  2. Hidung mati rasa
  3. Pendarahan berlebihan
  4. Bentuk hidung tidak lurus (asimetris), akan lebih baik pada beberapa saat ke depan
  5. Ada sisa luka sayatan di hidung
  6. Nyeri, lebam, sampai bengkak di area sekitaran hidung
  7. Reaksi negatif pada obat bius (anestesi)
  8. Ada lubang di septum (dinding antara lubang hidung)
  9. Kerusakan saraf
  10. Diperlukan operasi lanjutan, jika masih tetap ada permasalahan pada fungsi hidung

Saat sebelum menyetujui lakukan operasi perbaikan hidung, dokter umumnya akan menerangkan dengan detil berkenaan resiko dan efek samping apa yang kemungkinan terjadi setelahnya.

Dari hasil operasi plastik kemungkinan sesuai atau bahkan juga tidak sesuai kemauan Anda. Seharusnya segera tanyakan sama dokter jika Anda mempunyai keluh kesah dalam soal apa saja sesudah operasi hidung.

Bagaimana proses pengobatan pasca melakukan salah satu dari tindakan diatas tadi?

Dokter bedah plastik kemungkinan memasangkan semacam logam bersama dengan perban yang melapis hidung. Maksudnya untuk menolong menjaga bentuk hidung sampai betul-betul pulih. Anda pun tidak disarankan untuk ada di keramaian yang beresiko membuat hidung tertekan atau tersenggol.

Bila terjadi pendarahan, Anda harus istirahat dengan posisi kepala terangkut hingga menghindari bengkak dan darah yang mengucur langsung ke bawah. Keadaan ini umumnya akan berjalan sekitaran 1 minggu sesudah operasi.

Sepanjang tiga sampai enam minggu selesai operasi, Anda akan diminta untuk menghindar kegiatan yang mencelakakan keadaan hidung. Dimulai dari mengunyah terlalu kuat, menggosok gigi terlalu kencang, sampai ketawa atau melakukan ekspresi wajah yang lain yang membutuhkan banyak pergerakan.

Yakinkan untuk tidak memakai kacamata beberapa waktu karena fungsi hidung belum seutuhnya membaik. Baiknya bicarakan lebih lanjut sama dokter buat mengetahui aktivitas apa yang bisa dan jangan Anda kerjakan untuk beberapa waktu selama saat pemulihan.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: