Kapan Mengunjungi Dokter Spesialis Bedah Plastik?

Profesi dokter spesialis bedah plastik sudah seringkali terdengar, apalagi pada masa ini yang dengan mudah mencari informasi di berbagai jejaring sosial. Profesi ini sebenarnya masih jarang berada di Indonesia, karena pasiennya memang masih sedikit. Namun, dokter spesialis ini cukup digandrungi di beberapa negara, seperti Korea, Eropa, dan lain sebagainya. 

Banyak muncul asumsi tentang profesi ini, karena dokter spesialis bedah plastik ini identik dengan tindakan operasi plastik dimana berkaitan dengan prosedur kecantikan yang mengubah bagian tubuh agar semakin lebih estetik. Asumsi ini lah yang membuat muncul pro dan kontra. Kenyataannya, cabang kedokteran bedah plastik  mencakup ruang lingkup yang luas. Karena profesi ini tidak hanya untuk estetika saja, tetapi juga untuk rekonstruksi untuk kepentingan medis (perbaikan bentuk tubuh yang mengalami kerusakan).

Tindakan yang Bisa Ditangani oleh Dokter Bedah Plastik 

Biasanya dokter bedah memiliki spesialisasi tersendiri, berikut ada beberapa tindakan bedah plastik yang ditangani oleh dokter diantaranya :

  • Tissue expansion atau peregangan jaringan

Dokter bedah plastik akan melakukan prosedur peregangan kulit yang dapat memberikan rangsangan pada tubuh untuk menumbuhkan jaringan baru pada kulit dengan waktu yang cepat. Pertumbuhan tersebut digunakan untuk memperbaiki bagian tubuh yang rusak. 

  • Cangkok kulit 

Dokter bedah plastik memiliki tugas melakukan tindakan pencakokan dimana mengambil jaringan kulit yang sehat di bagian tubuh tertentu, lalu memindahkannya pada bagian tubuh yang cacat atau rusak. 

  • Flap surgery 

Dokter bedah plastik memiliki tugas yang mirip dengan cangkok kulit. Flap surgery merupakan tindakan dokter bedah plastik yang mengambil jaringan yang masih hidup pada bagian tubuh tertentu, ikut serta pula pembuluh darahnya untuk dipindah pada bagian tubuh yang cacat atau rusak. 

  • Microsurgery

Dokter bedah plastik memiliki tugas yang berkecimpung di teknik bedah syaraf dimana menggunakan alat bantu mikroskop  guna memperbaiki saraf di organ tubuh yang sedang mengalami kerusakan. 

Kapan Kamu Harus Berkonsultasi dengan Dokter Bedah Plastik? 

Dokter bedah plastik juga memiliki tugas yang fungsinya untuk keperluan estetika atau tujuannya untuk mempercantik penampilan bentuk tubuh tertentu kamu, seperti :

  1. Melakukan suntikan filler
  2. Melakukan liposuction  atau sedot lemak
  3. Merekonstruksi ukuran payudara, baik itu mengecilkan atau membesarkan
  4. Menghilangkan kantung mata atau blepharoplasty
  5. Rekonstruksi bentuk hidung (rhinoplasty )
  6. Menghilangkan keloid atau bekas luka
  7. Meniruskan pipi, dagu, perut, bokong, serta lengan
  8. Restorasi rambut
  9. Memberi kontur pada bagian wajah, tangan, paha, serta pinggul
  10. Mengencangkan kulit yang sudah mengendur atau facelift
  11. Perbaikan bentuk telinga yang menonjol atau otoplasty.

Kondisi Medis yang Membutuhkan Dokter Bedah Plastik

Selain untuk tujuan estetika, dokter bedah plastik juga mampu menangani kondisi medis seorang pasien, diantaranya :

  1. Rekonstruksi bagian tubuh tertentu yang mengalami kerusakan dimana disebabkan oleh proses pengangkatan jaringan kanker
  2. Cedera fisik yang menyebabkan bagian tubuh tertentu mengalami kerusakan atau kecacatan
  3. Kelainan secara genetik atau sejak lahir, misalnya bibir sumbing
  4. Munculnya keloid yang mengganggu fungsi tubuh atau penampilan
  5. Pasien yang memiliki luka bakar yang masuk dalam kategori berat
  6. Penyakit kanker (termasuk juga kanker kulit dan payudara). 

Apabila kamu memiliki masalah medis yang dituliskan di atas, kamu bisa langsung melakukan konsultasi kepada dokter bedah plastik. Baik itu untuk kepentingan estetika, maupun tujuan rekonstruksi. D Elegance Clinic yang berada di Tebet, Jakarta bisa menjadi salah satu pilihan klinik kecantikan untuk melakukan konsultasi mengenai kondisi kesehatan kamu. Untuk penjelasan lebih lanjut, kamu bisa langsung kunjungi channel youtube dr. Hendri Andreas.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: