Puasa Sebelum Operasi Seberapa Pentingkah? Cek Jawabannya disini!

Puasa Sebelum Operasi – Beberapa saat sebelum operasi (umumnya 12 jam), dokter rata-rata mewajibkan untuk berpuasa. Ya, puasa biasanya harus dilaksanakan orang yang hendak jalani operasi pada besok hari. Tetapi, sebetulnya apa maksud dokter mewajibkan berpuasa sebelum operasi? Apa fungsinya? cek informasi selengkapnya dibawah:

Mengapa Harus Puasa Sebelum Operasi?

Sebelum operasi biasanya kita diminta untuk puasa oleh dokter, khususnya pada operasi besar yang mewajibkan pasien berada di bawah efek anestesi umum. Tipe anestesi ini bisa membuat pasien tidak sadar diri, hingga tidak bisa rasakan dan mengetahui apa saja yang berjalan sepanjang proses dilaksanakan. Nah, umumnya sebelum mendapat anestesi ini, seorang tidak dibolehkan untuk minum sesuatu atau makan.

Karena, bila perut dalam kondisi terisi makanan sepanjang operasi, pasien bisa muntah sementara di bawah efek bius. Ini muncul karena saat pasien berada di bawah anestesi, refleks badan akan ditahan untuk sementara. Selanjutnya, paduan anestesi yang melumpuhkan badan dan intubasi (proses masukkan lubang atau pipa lewat hidung atau mulut untuk transisi udara) memungkinkan badan untuk mengisap muntahan dan isi perut ke paru-paru.

Ini disebut dengan istilah aspirasi paru. Aspirasi paru ini tidak dapat diremehkan, karena bisa mengakibatkan kompleksitas serius seperti infeksi, kesusahan bernapas, dan pneumonia. Disamping itu, makan sebelum operasi dapat mengakibatkan muntah dan mual sesudah operasi, yang dapat amat menyakitkan.

Apakah Semua yang Ingin Operasi Harus Melakukan hal Tersebut?

Kewajiban untuk puasa sebelum jalani operasi rupanya tidak diamini oleh semua dokter. Kenyataannya, ada banyak dokter yang malah yakini jika ini tak perlu dilaksanakan. Karena, walau ada potensi muntah dan mengisap isi perut sendiri, praktek puasa sebelum operasi dipercayai tak lagi efisien oleh beberapa pakar anestesi, seperti dilansir dari Medical Daily.

Muntah sepanjang operasi sebagai efek yang termasuk langka. Tehnik anestesi kekinian sekarang ini sudah membuat aspirasi paru jadi benar-benar kecil peluangnya. Ditambah lagi, proses pengosongan perut sebetulnya berjalan bisa lebih cepat dibanding yang diyakini awalnya, hingga puasa dalam waktu saat yang panjang tidak begitu memberi perbedaan yang memiliki arti dalam menahan aspirasi paru.

Puasa Sebelum Operasi

Meski Harus Puasa Sebelum Operasi, Anda Tetap Boleh Makan

Waktu dan apa saja yang bisa dimakan selama puasa rata-rata bergantung pada proses apa yang hendak dijalani. Kamu dapat tanya-tanya selanjutnya sama dokter spesialis bedah plastik, mengenai hal ini.

Tetapi pada umumnya, skema puasa sebelum operasi ialah 6-8 jam untuk makanan dan 2 jam untuk cairan. Menurut American Society of Anesthesiologists, orang sehat dari semua umur yang hendak jalani operasi, masih aman untuk konsumsi:

Meskipun begitu, untuk pasien anak-anak umumnya tidak dianjurkan untuk dikasih makanan padat pada larut malam sebelum operasi. Sementara itu, cairan bening seperti air, juice tanpa ampas, atau agar-agar, masih aman untuk dimakan sampai 4 jam sebelum proses operasi dilaksanakan.

Semoga informasi mengenai puasa sebelum operasi diatas bisa bermanfaat bagi Anda semua, jika masih ada yang ingin ditanya-tanya bisa klik DISINI. Atau mungkin mau langsung ketemu dengan dokter bisa buat janji bertemu bisa langsung klik tombol dibawah

 

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: