Threadlift atau Tanam Benang: Apa Tujuan dan Bahayanya?

Threadlift atau lebih dikenal dengan sebutan Tanam Benang adalah salah satu perawatan kecantikan yang populer saat ini karena memang memberikan hasil yang instan tanpa perlu operasi bedah plastik.

Kita ketahui bersama bahwa tren di dunia kecantikan memang sudah banyak perubahan dan kian berkembang. Namun, banyak dokter spesialis bedah plastik tak lagi merekomendasikan prosedur tanam benang untuk menunjang penampilan Anda, kenapa?

Apa itu Threadlift atau Tanam Benang?

Threadlift atau tanam benang itu adalah prosedur kosmetik non-invasif dimana prosesnya itu dokter itu akan memasukkan jarum tipis untuk menyusupkan benang jahit polypropylene memalui lapisan lemak di area bawah kulit. Benang ini lalu ditarik unutk mengangkat kulit dan jaringan yang kendur di area wajah dan leher.

Pro Kontra Terkait Prosedur Tanam Benang

Beda halnya dengan prosedur bedah plastik Face Lift yang dilakukan dengan membuang jaringan, prosedur ini hanya mengandalkan pada efek pengencangan kulit melalui tarikan benang yang tujuannya itu unutk membuat penampilan wajah lebih muda.

Apabila Anda tengah mempertimbangkan untuk melakukan prosedur bedah plastik, mungkin treatment Threadlift mungkin bisa menjadi jalan alternatif yang menggiurkan untuk dilakukan bukan? Karena dari sisi harga jelas lebih terjangkau, minim rasa sakit dan hasilnya instan.

Namun demikian, perawatan kecantikan ini memiliki banyak pro kontrak dari banyak dokter spesialis bedah plastik. Karena banyak dari mereka masih meragukan kebenaran prosedur kosmetik ini. Sebab, belum ada penelitian secara medis terkait treatment Threadlift dan belum ada juga uji efektivitas dan keamanan dari perawatan kecantikan ini.

Dikutip dari media besar di Amerika, NYTimes.com, Direktur divisi bedah plastik dan rekonstruksi estetika di Lenox Hill Hospital Menhattan, Dr. Thoas Romo III, beranggapan bahwa prosedur Threadlift ini harus melalui uji laboratorium dan studi klinik kurang lebih 10 tahun lamanya sebelum akhirnya dipasarkan ke masyarakat luas.

Mosi tidak percaya para dokter spesialis bedah pastik terhadap perawatan ini berawal dari banyak masalah yang muncul dari banyaknya keluhan dari pasien serta dokter lainnya, terkait hasil yang dinilai tak memuaskan.

Threadlift

Ternyata ini efek samping yang banyak dikeluhkan oleh pasien Threadlift

Banyak dari masalah yang dilaporkan itu hulunya adalah benang yang digunakan untuk melakukan prosedur Threadlift itu sendiri, padahal banyak ahli yang mengungkapkan juga bahwa benang itu terbilang kompetibel dengan jaringan tubuh dan sudah digunakan sudah bertahun-tahun. Sehingga tidak mungkin ditolak oleh tubuh.

Namun pada kenyataannya, banyak komplain yang mematahkan terkait klaim tersebut. Tak sedikit pasien harus menjalankan revisi untuk kedua atau ketiga lantaran masalah yang dialami akibat benang yang dimasukkan ke jaringan tubuh Anda.

Isu yang umum diperbincangkan adalah benang yang muncul jelas ke permukaan wajah, sakit kepala yang muncul pasca prosedur dilakukan atau kebas di area bawah kulit. Tak sedikit pasien yang mengeluhkan juga hasil dari Tanam benang ini malah membuat kulit mereka semakin kendur dan berkerut.

Dan untuk melengkapi informasi diatas, hasil survey dari American Society for Aesthetic Plastic Surgery di tahun 2005. Kurang lebih, 198 dari 900 dokter mengungkapkan bahwa mereka sudah mencoba melakukan threadlif, dan kurang lebih 60% menyatakan muncul komplikasi. Di beberapa kasus, muncul benang yang putus atau terlihat ke permukaan kulit (NYTimes, 2005).

Resiko Jangka Panjang dari Treatment Threadlift

Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rima F. Abraham, MD dalam Journal of Facial Plastic Surgery di tahun 2009, meneliti terkait efektivitas threadlift dalam waktu jangka panjang untuk meremajakan wajah.

Dalam penelitiannya, 33 partisipan threadlift: 23 pasien yang menjalani tanam benang itu juga melakukan perawatan kecantikan lainnya, sedangkan sisanya hanya melakukan Threadlift saja. Dan 10 orang lainnya itu sebagai pembanding.

Dari sana terdapat hasil bahwa setiap partisipan itu kemudian diteliti oleh panel dokter spesialis bedah plastik serta dinilai struktur wajah mereka sebelum dan sesudah perawatan. Setelah 1 bulan prosedur ini dilakukan, panel menyetujui adanya peningkatan dari penampilan semua partisipan.

Akan tetapi, saat dilakukan pemeriksaan lanjutan setalah 21 bulan, mereka para partisipan ini mendapat skor Aesthetic paling rendah, dengan nilai akhir itu 0,2 sampai 0,5. Dan untuk kelompok yang melakukan prosedur tanam benang ditambah perawatan lainnya, skornya bisa mencapai 0,5 sampai 1,4.

Komplikas perawatan ini yang tampak dalam penelitian termasuk benang yang muncul ke permukaan wajah serta kulit yang akhirnya menjorok ke dalam. Peneliti pun akhirnya menyetujui bahwa prosedur perawatan ini memiliki resiko komplikasi tinggi, namun untuk luka jaringan parut bagi dokter itu akan menyulitkan untuk mengangkat benang. Walaupun 20% partisipan yang ada didalam penelitian tersebut diharuskan melepas benang mereka.

Lantas, Apakah prosedur perawatan ini efektif untuk dilakukan?

Jadi, dapat disimpulkan bahwa treatment Threadlift bukan prosedur yang efektif untuk mendapatkan hasil dalam waktu yang panjang atau sifatnya hanya sementara. Sebab, prosedur ini tidak mengubah pergeseran volume wajah akibat proses aging.

Alasan lainnya, Threadlift itu hanya ‘menyamarkan’ kelebihan kulit yang terlihat mulai kendur dengan cara mengencangkannya. Padahal, jaringan ini masih menempel pada wajah. Selain itu hasil dari 1 bulan melakukan prosedur kosmetik ini dapat menimbulkan pembengkakan serta peradangan. Hal ini disebutkan dalam penelitian Abraham

Akan tetapi, saat ini masih banyak klinik kecantikan di lingkungan Anda yang menjajahkan treatment ini, tapi hanya pada sejumlah dokter kulit saja jika dibandingkan dengan sebagian dokter spesialis bedah plastik konvensional yang secara umum kontra dengan prosedur Threadlift ini.

Jika ada pertanyaan atau mungkin ingin tahu lebih mendetil tentang bedah plastik khususnya untuk memancungkan hidung atau hal lainnya seputar kecantikan, silahkan kunjungi dan bergabung di Komunitas Ekslusif kami. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: