Bolehkah Melakukan Filler dan Tanam Benang di Hidung? Ini Jawabannya!

Tanam benang di Hidung – Beberapa waktu terakhir banyak kabar menyeruak bahwa filler dan tanam benang di hidung itu berbahaya, bahkan kabar lebih mencengangkan itu juga mampu menyebabkan kematian. Benarkah demikian? Simak ulasannya berikut ini.

Penjelasan Tentang Filler dan Tanam Benang di Hidung

Jauh sebelum dijelaskan terkait apakah boleh atau tidak kedua prosedur perawatan ini dilakukan pada hidung, baiknya perlu diketahui lebih dulu apa itu Filler dan Tanam Benang.

Filler dan nose threadlift adalah dua proses yang beda. Tapi, kedua jenis tindakan ini memiliki kesamaan tujuan yakni memperbaiki tampilan hidung yang dinilai kurang proporsional dengan bentuk wajah. Lantas apa bedanya?

tanam benang di hidung

Filler Hidung Adalah…

Filler hidung ini adalah tindakan medis dengan cara menyuntikan gel khusus ke area hidung dengan tujuan adalah memperbaiki tampilan hidung. Gel yang digunakan itu adalah Asam Hialuronat (AH). Gel ini adalah bahan injeksi yang teraman sebab sifatnya yang hanyalah sementara.

Bukan itu saja, Gel AH ini yang berasal dari bakteri yang dimurnikan ini pun juga terdapat pada jaringan kulit manusia. Itulah kenapa, jika terjadi efek samping pasca tindakan ini bisa segera dihancurkan dengan injeksi Hyaluronidase.

Proses pengerjaan dari tindakan suntik filler ini seperti yang sudah disebutka diatas bahwa dengan menyuntika gel AH di bagian hidung yang ingin diperbaiki tampilannya. Prosedur ini dapat dilakukan oleh mereka yang sudah berusia di atas 18 tahun.

Seperti hal nya Filler, Filler di area hidung ini bukan prosedur permanen yang bisa bertahan seumur hidup seperti halnya tindakan bedah plastik. Terkait daya tahannya pun hanya kuat 6 hingga 12 bulan saja dan semua itu tergantung metabolisme dan gaya hidup Anda.

Lantas, Apa itu Tanam Benang di Hidung?

Tanam benang atau yang lebih dikenal dengan sebutan Thread lift ini adalah prosedur yang dilakukan dengan tujuan membuat hidung lebih tinggi di area batannya dengan menggunakan benang.

Benang yang digunakan ini adalah berbahan dasar Polydixanone (PDO) yaitu benang yang sering digunakan dalam operasi pembuluh darah jantung. Sehingga jenis benang ini sangat aman untuk digunakan.

Benang PDO ini mudah hancur dalam jangka waktu tertenty, artinya benang PDO ini bersifat sementara yaitu sekitar 6 sampai 12 bulan.

Lantas, Apakah Boleh Melakukan Suntik Filler atau Tanam Benang di Hidung?

Ketika sudah mengetahui informasi terkait hal tersebut, kemudian jawaban terkait pertanyaan diatas adalah Boleh. Sebab pada dasarnya kedua prosedur boleh dilakukan, namun harus digaris bawahi bahwa ini harus dilakukan oleh dokter yang tepat dan berpengalaman.

Filler ini sendiri merupakan tindakan off label, artinya tindakan yang dilakukan tanpa harus ada indikasi. Perlu diketahui bahwa diawal Filler ini hanya dilakukan di pipi dan dagu. Tapi, sedari tahun 1997, praktik filler ini digunakan untuk membuat koreksi pada hidung kian mendunia. Dan filler hidung ini aman-aman saja untuk dilakukan tapi perlu diingat sekali lagi bahwa harus dilakukan dokter yang berkualitas dan tersertifikasi resmi.

Di tanah air sendiri, tindakan filler hidung atau nose threadlift belum dilarang. Sebab, keduanya terbilang aman. Bahkan, di Eropa dan Amerika, tindakan kedua prosedur ini sudah marak dilakukan dan tak pernah mendapatkan kecaman atau larangan sebab seperti yang sudah disampaikan bahwa keamanannya sangat terjaga baik, sebab dilakukan oleh ahlinya.

Nah, itu tadi info terkait tanam benang di hidung. Untuk informasi kecantikan lainnya seperti persiapan operasi atau apapun itu tentang bedah plastik dan perawatan estetika, kalian bisa gabung di Komunitas Ekslusif kami.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: